• Posted by : Zayyinah Minggu, 12 Mei 2013

    Proses Penglihatan

    Apabila ada rangsang cahaya masuk ke mata maka rangsang tersebut akan 
    diteruskan mulai dari kornea, aqueous humor, pupil, lensa, vitreous humor 
    dan terakhir retina. 
    Kemudian akan diteruskan ke bagian saraf penglihat atau saraf optik yang 
    berlanjut dengan lobus osipital sebagai pusat penglihatan pada otak besar. 
    Bagian lobus osipital kanan akan menerima rangsang dari mata kiri dan 
    sebaliknya lobus osipital kiri akan menerima rangsang mata kanan. 
    Di dalam lobus osipital ini rangsang akan diolah kemudian diinterpretasikan. 
    Sehingga apabila seseorang mengalami kecelakaan dan mengalami kerusakan 
    lobus osipital ini maka dia akan mengalami buta permanen, walaupun bola matanya sehat.

    Pembiasan cahaya dari suatu benda akan membentuk bayangan benda jika cahaya 
    tersebut jatuh di bagian bintik kuning pada retina, karena cahaya yang jatuh pada 
    bagian ini akan mengenai sel-sel batang dan kerucut yang meneruskannya ke saraf 
    optik dan saraf optik meneruskannya ke otak sehingga terjadi kesan melihat. 

    Sebaliknya, bayangan suatu benda akan tidak nampak, jika pembiasan cahaya 
    dari suatu benda tersebut jatuh di bagian bintik buta pada retina.

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

  • Copyright © 2013 - Hyperdimension Neptunia

    You Know My Name, But You Don't Know My Story - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan